Langkah Menetaskan Telur Jangkrik Menggunakan Pasir

Budidaya JangkrikUntuk menetaskan telur jangkrik itu sebenarnya modal sekali. Pasalnya telur-telur serangga jangkrik pada umumnya dapat menetas sendiri meskipun dibiarkan saja atau bahkan ketika dibuang sekalipun. Namun agar produktivitasnya tinggi, Anda perlu menggenjot perawatan khusus agar semua telur serangga jangkrik dapat menetas keseluruhan dalam waktu serentak. Ini sangat berkaitan erat dengan yang namanya berbisnis ternak jangkrik. Untuk itu jika Anda ingin sukses dalam berbisnis jangkrik, ketahuilah informasi langkah-langkah menetaskan telur serangga jangkrik di sini. Kali ini kami akan berbagi informasi langkah menetaskan telur menggunakan pasir sebagai medianya.

Cara Mudah Untuk Menetaskan Telur Jangkrik

Pada cara pertama, Anda harus menyiapkan pasir untuk media menetaskan telur jangkrik. Untuk pasirnya, Anda harus memilih yang paling halus. Jangan sampai menggunakan pasir yang kasar, karena itu bisa membuat proses penetasannya tidak berjalan baik. Kemudian agar semua telur serangga jangkriknya dapat terhindar dari berbagai macam serangan hama ataupun penyakit, maka lebih baik pasirnya dicuci lebih dulu. Setelah dicuci, maka Anda harus menjemurnya sampai benar-benar kering. Jika begitu, maka pasir pun akan lebih steril dan kondisi tersebut akan membuat penetasan telur serangga jangkriknya berjalan dengan baik. Selain itu Anda pun perlu menyiapkan wadah agar bisa menampung media pasirnya.

Cara yang berikutnya, Anda siapkan dahulu wadah yang akan digunakan untuk menampung pasir halus tersebut. Jika sudah tersedia, maka sekarang Anda harus memasukkan pasir ke dalam wadah, dan tingginya sekitar 2 hingga 3 cm saja. Kemudian Anda bisa menaburkan telur-telur serangga jangkrik tersebut ke dalam pasir halus, dan tutuplah kembali menggunakan pasir. Tidak perlu terlalu tebal, asal semua telurnya tertutupi oleh pasir, maka itu sudah cukup membantu dalam proses penetasan. Selanjutnya, Anda perlu memasukkan wadah pasir tersebut ke kandang yang memang sudah dikhususkan untuk proses penetasan. Lakukanlah perawatannya dengan teratur, semprotkan air agar kelembabannya bisa terus terjaga, namun jangan sampai terlalu basar. Jika sudah, maka Anda pun hanya perlu menunggu sampai telur jangkrik menetas keseluruhan.

Related posts: